Trending

Cara Main Saham Pemula yang Aman dan Profit Maksimal

Cuan Maksimal dari Investasi Saham

Lacipedia.com – Kini sudah mulai banyak orang yang tertarik untuk berinvestasi di saham. Akan tetapi, masih banyak pula investor baru yang masih bingung terkait bagaimana cara main saham pemula yang aman dengan metode yang baik dan benar untuk bisa mendapatkan profit maksimal dari saham.

Karena Anda masih termasuk investor pemula, sebaiknya pahami dulu apa itu investasi untuk mengurangi risiko yang mungkin saja terjadi. Jika banyak mengabaikan hal-hal yang perlu diperhatikan, kemungkinan Anda akan mengalami kerugian saat berinvestasi saham. Tentu Anda tidak ingin hal ini terjadi kan?

Dalam beberapa kondisi tertentu, saham juga memiliki resiko tinggi yang bisa membuat kerugian berupa capital loss. Namun, investor juga bisa mendapatkan profit hingga 20% lebih dari investasi saham untuk jangka waktu tertentu.

Jika Anda sudah yakin untuk segera mulai berinvestasi, pastikan untuk memperhatikan cara bermain saham untuk pemula yang telah Lacipedia rangkum, agar bisa cuan maksimal dari saham.

Cara Main Saham Pemula yang Aman

Pahami beberapa poin penting berikut ini, untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi. Dengan begitu, investasi bisa berjalan dengan aman dan nyaman meskipun masih sebagai investor pemula.

1. Pilih Sekuritas dengan Biaya Rendah

Untuk bisa mulai membeli saham, pertama harus membuka rekening efek (rekening dana nasabah) yang merupakan fasilitas dari perusahaan sekuritas. Setelah rekening jadi, selanjutnya harus melakukan pengisian dana atau saldo yang nantinya digunakan untuk membeli saham secara online.

Ada banyak pilihan dari perusahan sekuritas (broker) yang bisa Anda pilih. Biaya transaksi yang dikenakan kepada nasabah pun berbeda-beda. Biaya ini merupakan biaya pembelian dan penjualan saham yang menjadi keuntungan pihak perusahaan sekuritas saham.

Sebagai investor pemula, ada baiknya memilih broker dengan biaya transaksasi rendah. Namun jika Anda memiliki modal lebih, tidak ada salahnya menggunakan perusahaan sekuritas yang mengenakan biaya cukup tinggi, karena biasanya perusahaan tersebut memberikan fitur dan layanan yang lebih lengkap.

Setelah menentukan broker yang cocok, selanjutnya siapkan data dan dokumen yang diperlukan untuk membuka rekening baru.

2. Bijak dalam Mengelola Modal Investasi

Di investasi saham, ada istilah satuan lot yang artinya setiap satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Jika harga per lembar sahamnya Rp 2.500 berarti harga per lotnya adalah Rp 250 ribu.

Untuk memulai berinvestasi, Anda bisa mencobanya dengan modal Rp 100 ribu dahulu atau dengan kemampuan masing-masing. Jika benar-benar ingin serius dalam berinvestasi dan memiliki penghasilan yang lumayan, Anda bisa mengalokasikan 10%-20% dari penghasilan sebagai modal investasi.

Pastikan juga Anda telah menyelesaikan segala pembayaran tagihan untuk berbagai hal yang diperlukan serta sudah menyiapkan dana darurat. Intinya, jangan menggunakan semua uang Anda sekaligus.

3. Pilih Saham di Indeks IDX30 atau LQ45

Sebagai pemula, tentunya masih bingung dalam memilih saham apa yang akan dibeli. Anda bisa memanfaatkan indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai patokan dan pilih saham-saham yang bergabung dalam indeks IDX30 atau LQ45.

Di indeks tersebut, saham-sahamnya memiliki tingkat likuiditas tinggi serta fundamental yang cukup baik. Beberapa saham dalam indeks ini termasuk saham blue chip yang bagus untuk investasi.

Memilih saham dari kdua indeks ini menjadi salah satu cara bermain saham untuk pemula yang aman dan mudah untuk dilakukan.

4. Beli Saham Perbankan atau Consumer Good

Setelah memahami dan familiar dengan berbagai saham di indeks IDX30 atau LQ45, selanjutnya Anda bisa mulai membeli saham perbankan atau consumer goods.

Kenapa begitu? Karena dengan menjadikan saham perbankan dan saham dari perusahaan besar di bidang consumer goods sebagai saham pertama, ini akan memberikan pengalaman belajar cara investasi saham yang baik dan bijak untuk investor pemula.

Ya. Karena perusahaan tersebut memiliki konsep bisnis yang sederhana serta produk yang dikeluarkan juga banyak digunakan masyarakat luas yang tentunya membuat mereka mampu mencetak laba yang signifikan setiap tahunnya

5. Disiplin dalam Melakukan stop-loss

Tidak ragu dalam berinvestasi saham memang baik, namun tetap harus rajin dalam melakukan analisis saham yang dibeli. Selain itu, mengalami kerugian dalam berinvestasi juga wajar kok, yang terpenting Anda tidak panik yang berlebihan dan tetap tenang agar langkah selanjutnya bisa lebih maksimal.

Lakukan peninjauan terhadap portofolio yang merah. Jika harga turun karena faktor fundamental keuangan yang buruk, segera lakukan stop loss agar kerugian tidak membengkak.

6. Beli Saham Saat Harga Turun

Seringkali investor pemula takut membeli suatu saham yang harga indeksnya mengalami penurunan. Hal tersebut tidak sepenuhnya keliru, begitu pula sebaliknya.

Untuk itu, melakukan analisa lebih lanjut dengan rutin dalam bermain saham sangatlah penting. Tips cara main saham pemula yang sederhana yaitu dengan menanamkan prinsip “Beli saat harga turun, jual saat harga naik” atau “Beli saat harga murah, jual saat harga mahal”.

7. Menjadi Seorang Investor atau Trader

Setelah belajar dan memahami cara bermain saham untuk pemula, kini Anda tinggal menentukan ingin menjadi seorang investor atau seorang trader.

Investor memperoleh keuntungan dengan membeli saham dan menyimpannya dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan seorang trader mencari keuntungan dengan memanfaatkan harga saham yang naik turun dalam jangka waktu yang singkat.

Secepatnya Anda tentukan ingin jadi investor atau trader, agar tidak bingung dan labil dalam berinvestasi sehingga meminimalisar resiko kerugian yang mungkin terjadi.

Setelah menyimak Cara Main Saham Pemula yang Aman dan Profit Maksimal di Lacipedia, Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal kecil terlebih dahulu. Sambil berjalan, jangan lupa untuk terus belajar ilmu investasi saham agar kedepannya bisa lebih bijak dalam berinvestasi. Selamat mencoba, semoga cuan banyak!

Back to top button